Bandar Lampung, Jumat 30 Januari 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Universitas Lampung menghadiri kegiatan Sosialisasi Totok Punggung yang diselenggarakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Kegiatan ini diinisiasi oleh Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A. sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi/TIK Universitas Lampung, sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran kesehatan bagi sivitas akademika dan anggota DWP.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Universitas Lampung. Suasana khidmat semakin terasa saat doa dipanjatkan oleh Bapak Dwi Setio sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan.
Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan-sambutan, yang pertama disampaikan oleh Ketua KTPI, Bapak Ahmad, kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua/Wakil Rektor IV Universitas Lampung. Dalam sambutannya disampaikan pentingnya kegiatan sosialisasi kesehatan alternatif yang bermanfaat, aman, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan dan penyebarluasan informasi terkait metode totok punggung.
Memasuki acara inti, diselenggarakan seminar kesehatan dan ceramah umum yang dimoderatori oleh dr. Tri Umiana Soleha. Materi pertama disampaikan oleh dr. Anggi Setiorini yang memaparkan tentang anatomi tulang belakang punggung secara ilmiah dan mudah dipahami. Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Ustaz Abdurrahman, selaku Founder Totok Punggung Indonesia dan pendiri KTPI, yang menjelaskan konsep, manfaat, serta praktik totok punggung sebagai terapi kesehatan.
Sesi tanya jawab berlangsung dengan sangat interaktif. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan dengan penuh antusias, menunjukkan tingginya minat dan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan.
Di akhir kegiatan, Ibu Rektor Universitas Lampung turut memberikan sambutan meskipun hadir menyusul karena agenda lain. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi, dilanjutkan dengan pemberian plakat sebagai bentuk apresiasi kepada para narasumber dan pihak terkait.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta serta menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pendekatan holistik.(RS).






