Bandar Lampung, 21 Februari 2025 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Lampung (Unila) kembali menggelar pengajian rutin yang diselenggarakan di Ruang Pelantikan, lantai 4 Rektorat Unila. Kegiatan ini mengusung tema Memaknai Bulan Ramadhan untuk Tingkatkan Keimanan dan menghadirkan penceramah Ustadz KH. Dr. Ahmad Bukhari Muslim, Lc., M.A. Acara berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan dihadiri oleh anggota Dharma Wanita Unila serta tamu undangan.

Pengajian ini diawali dengan pembacaan tilawah oleh Wafa yang melantunkan ayat suci Al-Qur’an, yaitu Surah Al-Baqarah ayat 183–186, yang menjelaskan tentang kewajiban puasa bagi orang beriman. Dengan sari tilawah yang disampaikan oleh Ibu Siti Khotimah.

Sebagai pembuka acara, Ibu Dewi Triesnaningtyas bertindak sebagai MC dan memandu jalannya kegiatan dengan penuh kehangatan. Kemudian, sambutan disampaikan oleh Wakil Ketua DWP Unila, Ny. Yanti Ayi. Dalam sambutannya, beliau menekankan keutamaan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan. Selain itu, beliau juga mengumumkan rencana DWP Unila untuk mengunjungi korban banjir di Way Lunik yang saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa kompor untuk memasak sehari-hari.

Dalam ceramahnya, Ustadz KH. Dr. Ahmad Bukhari Muslim, Lc., M.A., mengulas beberapa keistimewaan utama bulan Ramadhan, yaitu sebagai Syahrus Shiyam, Syahrul Qur’an,  Syahrul Qiyam (Bulan Shalat Malam), Bulan Memberi Makan dan Kepedulian Sosial, bulan penuh rahmat serta ampunan.

Syahrus Shiyam (Bulan Puasa) Ustadz Ahmad Bukhari Muslim menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan yang diwajibkan berpuasa bagi umat Islam, sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 183. Puasa tidak hanya melatih menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana penyucian jiwa dan peningkatan ketakwaan. Melalui ibadah puasa, umat Muslim diajarkan untuk lebih bersabar, bersyukur, dan meningkatkan kepekaan sosial terhadap mereka yang kurang beruntung.

Syahrul Qur’an (Bulan Al-Qur’an) Ramadhan juga dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an (Nuzulul Qur’an).  sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185. Oleh karena itu, bulan ini menjadi waktu yang paling baik untuk memperbanyak tilawah, tadabbur, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ustadz Ahmad menekankan pentingnya mengisi bulan Ramadhan dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, memahami maknanya, serta mengamalkan ajarannya untuk memperoleh keberkahan.

Syahrul Qiyam (Bulan Shalat Malam) Selain puasa dan Al-Qur’an, Ramadhan juga dikenal sebagai bulan shalat malam atau Qiyamullail. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk memperbanyak ibadah shalat malam, terutama shalat tarawih dan tahajud. Shalat ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, memohon ampunan, dan meningkatkan spiritualitas. Dengan memperbanyak shalat malam, umat Muslim diharapkan dapat memperbaiki kualitas ibadah serta mendapatkan keberkahan dan ridha Allah SWT.

Bulan Memberi Makan dan Kepedulian Sosial Ustadz Ahmad juga menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan kepedulian dan berbagi dengan sesama. Rasulullah SAW menganjurkan untuk memberi makan kepada orang yang berpuasa sebagai salah satu bentuk sedekah yang sangat dianjurkan. Dalam hadits disebutkan bahwa siapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Selain itu, Ramadhan menjadi momen terbaik untuk meningkatkan kepedulian sosial, membantu fakir miskin, serta berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.

Lebih lanjut, Ustadz Ahmad Bukhari  mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Ramadhan juga menjadi momen untuk meningkatkan ibadah seperti salat tarawih, memperbanyak doa, berzikir, serta melakukan amal kebajikan seperti bersedekah dan membantu sesama.

Di akhir ceramah, Ustadz Ahmad Bukhari mengajak seluruh peserta pengajian untuk lebih memaknai Ramadhan sebagai kesempatan emas dalam meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat tali persaudaraan antar sesama. Pengajian ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan serta kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Dharma Wanita Persatuan Unila berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat luas. Semoga Ramadhan kali ini menjadi momentum peningkatan keimanan dan ketakwaan bagi seluruh umat Muslim. (RS).