Bandar Lampung, 30 Agustus 2026 — Fakultas Teknik menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Aksesori Gantungan Kunci dengan Metode Fabrikasi Menggunakan 3D Printing pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Teknik mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada peserta dalam memanfaatkan teknologi 3D printing untuk menghasilkan produk aksesori yang kreatif dan bernilai guna.
Pelatihan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri atas anggota Dharma Wanita Fakultas Teknik serta peserta undangan dari kalangan guru-guru SMKN 2 Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan teknologi manufaktur modern sekaligus mendorong pengembangan kreativitas dan keterampilan dalam menghasilkan produk berbasis teknologi digital.
Kegiatan menghadirkan sejumlah pemateri yang memiliki kompetensi di bidang teknik dan teknologi manufaktur, yaitu Prof. Dr. Eng. Suryadiwansa Harun, S.T., M.T.; Dr. Eng. Shirley Savetlana, S.T., M.Met.; Dr. Yanuar Burhanuddin, S.T., M.T.; Dr. Yudha Romdania, S.T., M.T.; Eko Wahyu Saputra, S.T., M.T.; Angger Nurhuda; dan Ardhana.
Rangkaian pelatihan diawali dengan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta mengenai teknologi 3D printing. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai teori dasar, bahan yang digunakan dalam proses 3D printing, serta perancangan atau desain produk.
Tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, peserta juga mengikuti demonstrasi pembuatan produk dan praktik secara langsung. Melalui sesi praktik, peserta diperkenalkan pada tahapan pembuatan aksesori gantungan kunci, mulai dari proses desain hingga proses fabrikasi menggunakan teknologi 3D printing. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat memperdalam pemahaman sekaligus menyampaikan berbagai pertanyaan terkait penerapan teknologi tersebut.
Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti post-test sebagai bagian dari evaluasi untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi peserta dalam mengenal dan memanfaatkan teknologi 3D printing, sekaligus membuka peluang pengembangan keterampilan kreatif dan produktif. Bagi kalangan pendidik, khususnya guru SMKN 2 Bandar Lampung, pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi bekal untuk memperkenalkan teknologi fabrikasi digital kepada peserta didik dalam kegiatan pembelajaran maupun pengembangan produk kreatif.
Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Teknik terus berupaya mendorong pemanfaatan teknologi manufaktur digital secara lebih luas di lingkungan masyarakat dan pendidikan. Teknologi 3D printing diharapkan tidak hanya menjadi sarana produksi, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran, inovasi, dan pengembangan kreativitas yang relevan dengan kebutuhan perkembangan teknologi saat ini. (RS).






